Pelatihan
Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Yogyakarta Gelar Diklat Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih
Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Yogyakarta menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Koperasi Kelurahan Merah Putih Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 22–23 Juli 2026, bertempat di Forriz Hotel Yogyakarta, Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 60, Pakuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Koperasi Kelurahan Merah Putih yang Adaptif dan Berbasis Potensi Lokal” dengan tagline “Memulai Koperasi dengan Modal Minimal, Tata Kelola Optimal, dan Kolaborasi Maksimal” ini diikuti oleh 90 peserta yang merupakan pengurus dari 45 Koperasi Kelurahan Merah Putih se-Kota Yogyakarta, masing-masing diwakili oleh dua orang pengurus. Diklat dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Yogyakarta, Drs. Tri Karyadi Riyanto Raharjo, S.H., M.Si. Dalam sambutan sekaligus arahannya, beliau menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia pengurus dan pengelola koperasi agar mampu menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga Koperasi Kelurahan Merah Putih dapat tumbuh menjadi koperasi yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan. Tiga pondasi untuk mewujudkan “Koperasi Berdaya” dengan meningkatkan kepercayaan anggota dan Masyarakat, optomalisasi potensi lokal yang dapat dikembangkan, serta model bisnis yang baik. Kepala Dinas memberikan apresiasi kepada KKMP Bausasran karena meraih peringkat ketiga dalam Diklat Sertifikasi dan Uji Kompetensi bagi Bendahara KDKMP se-DIY yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi D.I.Yogyakarta. KKMP Bausasran bisa menjadi model tertib administrasi khususnya dalam aspek administrasi Keuangan bagi KKMP di Kota Yogyakarta. Kemudian juga dapat bersinergi dengan KKMP Giwangan yang menjadi peringkat satu Koperasi Berprestasi Kota Yogyakarta 2026. Prestasi yang diraih diharapkan dapat juga memotivasi KKMP di Kota Yogyakarta untuk terus memperbaiki Tata Kelola, sehingga kemanfaatannya dapat dirasakan anggota dan Masyarakat di setiap Kelurahan. Penyelenggaraan diklat ini merupakan bagian dari upaya percepatan operasionalisasi Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Yogyakarta. Sebagian besar koperasi tersebut saat ini masih berada pada tahap awal pengembangan usaha, dengan keterbatasan modal, belum memiliki kantor atau bangunan usaha sendiri, serta masih membutuhkan pemahaman yang komprehensif mengenai tata kelola kelembagaan, pengelolaan keuangan, strategi usaha, dan pemanfaatan teknologi digital. Diklat ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih dalam mengelola koperasi secara profesional serta mengembangkan usaha yang layak dijalankan dengan modal terbatas. Secara khusus, kegiatan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman tata kelola koperasi, kemampuan penyusunan rencana bisnis, pengelolaan keuangan, identifikasi peluang usaha berbasis potensi kelurahan, pemasaran digital, kolaborasi usaha, hingga penyusunan rencana tindak lanjut pengembangan usaha masing-masing koperasi. Pada hari pertama, peserta menerima materi mengenai pembangunan pola pikir koperasi yang adaptif dan berkelanjutan serta tata kelola koperasi yang sehat dan akuntabel, yang disampaikan oleh Harry Cahyadi bersama Tim Koperkasa. Materi dilanjutkan dengan tata cara pemasaran produk koperasi dan pengelolaan produk anggota koperasi yang dibawakan oleh Emirita Pratiwi dari Koperasi JPN. Pada hari kedua, materi difokuskan pada penemuan model bisnis koperasi dengan modal minimal serta strategi pengembangan usaha berbasis potensi kelurahan melalui pendekatan Business Model Canvas (BMC), yang disampaikan oleh Imam Syafii dari Satoeasa Indonesia. Rangkaian materi ditutup dengan penyusunan business plan dan roadmap usaha koperasi melalui analisis SWOT, serta penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Koperasi Kelurahan Merah Putih, yang disampaikan oleh Yoga Pratama Samsugiharja.